Dont want a laughable love

January 11th, 2008 by kucing-tetangga

Ngomongin soal yang satu ini pasti semua berpendapat sama. Siapa juga yang mau perasaan cintanya diketawain. Dont want a laughable love atau biasa disingkat wakunai jadi salah satu film yang mengena buat gw (biarpun alurnya lambat, tapi ga ngebosenin, ade’ gw yang ga suka dorama pun dengan senang hati menontonnya).
Ceritanya seputar kisah cinta empat orang dari tempat yang berbeda. Yang pada akhirnya mereka berkenalan satu sama lain karena kebetulan (ato takdir yah). Suzune, seorang elevator girl di departemen store yang menurut orang-orang tidak pantas dengan pekerjaannya. Suzune berbadan tinggi gempal dan senyumnya lebih menyerupai seringai (hanya tukang bersih-bersih yang bilang senyumnya menawan). Disebut-sebut sebagai love terminator karena sintanya sudah ditolak 98 kali.Ippei Tonaka yang bekerja sebagai patissier di dept store yang sama, yang saat itu menghadapi masalah karena toko kuenya nyaris bangkrut setelah ditinggal pegawainya yang ganteng bernama yoshiki. belum lagi tokonya terancam dibubarkan. Mereka juga satu apartemen dan suka nongkrong bareng di tempat Mama (restoran).
Santa. delivery boy dari happy delivery service yang selalu saja diganggu oleh keempat kakaknya bertemu dengan seorang wartawati (lupa gw namanya) yang dipindah tugaskan ke bagian variety show karena ketahuan bertingkah semena-mena pada bawahannya. Saat perjumpaan pertama Santa tidak menyukai si cewek. Tapi karena kebetulan bertemu di tempat Mama saat melarika diri dari kejaran ibu-ibu phedofil. Dan dari situlah hubungan mereka berdua berkembang.
Suzune akhirnya mengalami penolakan yang ke 99 kali. Disaat dirundung duka dia bertemu dengan santa yang menanyakan letak kantor. Saat itu Santa berkata bawa Suzune punya senyum yang indah, dan pada akhirnya Suzune jatuh cinta dengan Santa…(thats way everybody call her love terminator hihi..). Sedangkan Tonaka sendiri jatuh cinta pada resepsionis cantik bernama Rika. Mereka semua dihubungkan lewat kedai si Mama, dan dengan cinta..*awww*
didelingi dengan lelucon2 yang ga murahan dan dengan pesan pesan moral yang menyentuh bikin kita ga bakalan nyesel liat film ini.